XP Antivirus Protection.....AWAS!!!!

"XP Antivirus Protection" tidak sesuai dengan namanya sebagai Antivirus, program ini adalah VIRUS yang berbahaya untuk PC anda. Pengalaman saya menghadapi ini, awalnya saya kira memang benar adanya Antivirus baru khusus untuk XP, saya bertanya-tanya "siapa yang menginstal antivirus ini di PC saya?" karena sebelumnya saya sudah menggunakan AVG sebagai pelindung pada PC saya.

Keberadaan program ini sangat menggangu aktivitas saya selama menggunakan komputer, peringatan atau Warning yang selalu muncul setelah "dia" selesai melakukan scanning terhadap virus. Tetapi, ketika kita akan me-remove virusnya, "dia" malah meminta kita untuk melakukan registrasi untuk mendapatkan license dari vendornya. Yang membuat saya heran, kenapa selalu muncul automatic update turned off dalam versi lain.

Saya beranggapan, virus ini masuk bersamaan dengan program advertising yang selalu muncul bersamaan dengan browser ketika pertama kali kita buka.
jika anda sudah terinfeksi virus ini, berikut langkah-langkah untuk menghapus atau me-remove XP Antivirus Protection :

  1. Start-> Run, ketik cmd kemudian Open
  2. pada command window, ketik regsvr32 /u shlwapi.dll kemudian tekan Enter
  3. selanjutnya ketik regsvr32 /u wininet.dll kemudian tekan Enter
  4. tekan Ctrl + Shift + ESC
  5. klik kanan pada XPAntivirus.exe dari processes window kemudian pilih opsi end process
  6. klik kanan pada XPAntivirusUpdate.exe dari processes window kemudian pilih opsi end process
  7. lakukan pencarian melalui Start-> Search, pilih Files and Folders. untuk mencari file-file berikut kemudian hapus file tersebut :
    1. XPAntivirus.exe
    2. XPAntivirusUpdate.exe
    3. shlwapi.dll
    4. wininet.dll
    5. XP Antivirus 2008.lnk
    6. Uninstall XP Antivirus 2008.lnk
    7. XP antivirus
    8. XPAntivirus.lnk
    9. Uninstall XPAntivirus.lnk
    10. XPAntivirus on the Web.lnk
    11. XPAntivirus.url
  8. Start-> Run, ketik regedit -> Open
  9. hapus XP antivirus pada bagian : HKEY_USERS\Software\
  10. Restart PC anda dan semuanya kan kembali normal
Selamat mencoba......!!!

Makanan Tentukan Jenis Kelamin Anak : Seputar Informasi

Makanan yang dikonsumsi seorang ibu ternyata dapat menentukan jenis kelamin anak. Fiona Mathews dari University of Exeter, Inggris, dan rekan-rekannya melakukan studi terhadap 740 perempuan yang sedang mengandung pertama kali tentang pola makan mereka sebelum dan setelah hamil. Mereka dibagi menjadi tiga kelompok berdasarkan jumlah asupan kalori harian.

Mereka menemukan sebanyak 56% dari kelompok dengan asupan kalori tertinggi mempunyai bayi laki-laki jika dibandingkan dengan 45% dari kelompok yang mengonsumsi makanan rendah kalori. Peluang melahirkan anak laki-laki juga lebih tinggi pada ibu yang melahap sedikitnya satu mangkuk sereal per hari daripada yang hanya mengonsumsi kurang atau satu mangkuk sereal per minggu.

Sejumlah penelitian sebelumnya menyebutkan tingkat asupan makanan kaya energi di negara-negara maju dan jumlah orang yang sarapan pagi menurun. "Riset ini membantu menjelaskan mengapa di negara-negara maju jumlah anak laki-laki semakin menurun" kata Mathews.

(Media Indonesia, 24/4/2008)

Melanoma dan Tingkat Resiko : Seputar Informasi

Melanoma yang tumbuh di kulit kepala atau leher ternyata lebih mematikan. Kesimpulan itu terungkap dalam jurnal Archives of Dermatology.
Para peneliti dari University of North Carolina (UNC), AS, menemukan pasien dengan melanoma - jenis kanker kulit paling berbahaya - yang tumbuh di kulit kepala atau leher memiliki tingkat kematian hampir dua kali lipat jika dibandingkan dengan pasien yang menderita melanoma pada bagian tubuh lainnya.

Mereka menganalisis data dari 51.704 orang di AS yang didiagnosis mempunyai melanoma pada 1992-2003. Hasilnya tingkat bertahan hidup 5 tahunan pasien dengan melanoma di kulit kepala atau leher 83%. Sebaliknya tingkat bertahan hidup pasien dengan melanoma di bagia tubuh lainnya 92%.

Dr. Nancy Thomas dari UNC School of Medicine menduga hal tersebut disebabkan melanoma pada kulit kepala dan leher berpotensi lebih besar menyebar ke otak.

(Media Indonesia, 23/4/2008)

POJOK SAHABAT